Tim LPM UIN Bukittinggi Aktif Berkontribusi dalam Rakerpim 2026: Perkuat Budaya Mutu dan Tata Kelola Institusi

Bukittinggi — Tim Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat tata kelola dan budaya mutu dengan berpartisipasi aktif dalam kegiatan Rapat Kerja Pimpinan (Rakerpim) yang dilaksanakan pada tanggal 1–2 April 2026. Kegiatan strategis ini berlangsung di Gedung Student Center dan diikuti oleh jajaran pimpinan universitas, lembaga, unit kerja, serta fakultas di lingkungan UIN Bukittinggi.

Kehadiran Tim LPM menjadi bagian penting dalam forum perencanaan dan evaluasi kinerja institusi tersebut. Tim LPM yang turut hadir dalam kegiatan ini terdiri dari Dr. Iswantir, M.Ag (Ketua LPM UIN Bukittinggi), Dr. H. Januar, M.Pd (Sekretaris LPM), Leli Lismay, M.Pd., Ph.D (Kepala Pusat Audit dan Pengendalian Mutu LPM UIN Bukittinggi), Dr. Rini Elvira, SE., M.Si (Kepala Pusat Pengendalian Mutu LPM UIN Bukittinggi), Ulva Rahmi (Kepala Pusat Pelayanan Akademik LPM UIN Bukittinggi), Dr. Arifmiboy, M.Pd (Kepala Pusat Laboratorium Terpadu UIN Bukittinggi) dan Hj. Nurleli, M.Kom (Pranata Komputer LPM UIN Bukittinggi).

Kegiatan Rakerpim secara resmi dibuka oleh Rektor UIN Bukittinggi, Prof. Dr. Silfia Hanani, M.Si Dalam sambutannya, Rektor menekankan pentingnya sinergi antar unit kerja dalam mendorong pencapaian visi universitas sebagai perguruan tinggi unggul berbasis integrasi keilmuan dan keislaman. Ia juga menyoroti pentingnya penguatan sistem penjaminan mutu internal sebagai fondasi dalam menghadapi tantangan akreditasi, pemeringkatan global, serta dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional. Rakerpim ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi menjadi momentum strategis untuk menyatukan visi, mengevaluasi capaian, dan merumuskan langkah-langkah konkret ke depan. LPM memiliki peran sentral dalam memastikan seluruh proses akademik dan non-akademik berjalan sesuai standar mutu yang telah ditetapkan, ungkap Rektor dalam arahannya.

Usai pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan sesi presentasi dari pimpinan unit, lembaga, dan fakultas di lingkungan UIN Bukittinggi. Dalam sesi ini, masing-masing pimpinan memaparkan capaian kinerja tahun sebelumnya, tantangan yang dihadapi, serta rencana strategis ke depan. Tim LPM turut memberikan perhatian khusus pada aspek kesesuaian capaian dengan indikator kinerja utama (IKU), implementasi sistem penjaminan mutu internal (SPMI), serta kesiapan unit dalam menghadapi proses akreditasi dan audit mutu. Partisipasi aktif Tim LPM terlihat dalam diskusi-diskusi strategis yang mengarah pada penguatan budaya mutu di seluruh lini institusi. Beberapa isu penting yang menjadi perhatian antara lain peningkatan kualitas dokumen mutu, optimalisasi pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI), serta penguatan integrasi data akademik berbasis teknologi informasi.

Pada hari kedua, kegiatan Rakerpim semakin diperkaya dengan penyampaian materi dari narasumber eksternal yang kompeten di bidang tata kelola dan pelayanan publik. Materi pertama disampaikan oleh Adel Wahidi yang mengangkat tema pengawasan pelayanan publik dan pentingnya transparansi serta akuntabilitas dalam penyelenggaraan layanan pendidikan tinggi. Dalam paparannya, Adel Wahidi menekankan bahwa perguruan tinggi sebagai institusi publik memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan layanan yang prima kepada masyarakat. Ia juga mengingatkan pentingnya membangun sistem pengaduan yang efektif serta responsif terhadap kebutuhan mahasiswa dan stakeholder lainnya.

Selanjutnya, materi disampaikan oleh Tisari Yona Geumila yang membahas tentang tata kelola keuangan negara yang akuntabel dan transparan. Dalam sesi ini, peserta mendapatkan pemahaman mendalam mengenai pentingnya kepatuhan terhadap regulasi keuangan, pengelolaan anggaran berbasis kinerja, serta optimalisasi penggunaan sumber daya untuk mendukung pencapaian tujuan institusi.

Kehadiran kedua narasumber ini memberikan perspektif baru bagi peserta Rakerpim, khususnya dalam mengintegrasikan prinsip-prinsip good governance dalam pengelolaan perguruan tinggi.

Bagi Tim LPM, partisipasi dalam Rakerpim ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran strategis dalam mengawal mutu pendidikan di UIN Bukittinggi. Melalui forum ini, LPM tidak hanya berperan sebagai evaluator, tetapi juga sebagai mitra strategis bagi seluruh unit kerja dalam meningkatkan kualitas dan daya saing institusi.

Dengan semangat kolaborasi dan komitmen terhadap mutu, diharapkan hasil dari Rakerpim ini dapat diimplementasikan secara nyata dalam berbagai program kerja ke depan. Hal ini sejalan dengan upaya UIN Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi untuk terus bertransformasi menjadi perguruan tinggi yang unggul, adaptif, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional. Jnr

Tim Publikasi LPM UIN Bukittinggi

Leave a Reply